Kisah Haru Moh. Fais Derbilhude: Hampir Enam Tahun Terbaring Sakit, Kepedulian Donatur Malaysia Hadir Membawa Harapan

Bulangan Barat – Di balik senyum polosnya, tersimpan perjuangan panjang yang harus dijalani Moh. Fais Derbilhude. Sejak berusia tiga bulan, Fais harus menerima kenyataan pahit kehilangan sosok ibu tercinta yang meninggal dunia. Sejak saat itu, ia dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh sang ayah, Moh. Syafi, bersama neneknya yang setia merawat dan mendampinginya hingga kini.

Cobaan demi cobaan terus menghampiri keluarga kecil tersebut. Sudah hampir enam tahun, Fais hanya mampu terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Fais mengalami gangguan saraf yang menyebabkan kemampuan bergeraknya sangat terbatas sehingga membutuhkan perawatan dan pengobatan secara rutin.

Setiap 15 hari sekali, Fais harus menjalani kontrol medis di salah satu rumah sakit di Surabaya. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar keluarga untuk memperoleh kesembuhan, meski membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Awalnya, seluruh biaya pengobatan Fais ditanggung melalui program BPJS Kesehatan PBI. Namun, kepesertaan tersebut kemudian tidak lagi aktif sehingga keluarga harus mendaftarkannya sebagai peserta BPJS Mandiri agar proses pengobatan tetap dapat berjalan.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Bulangan Barat turut memberikan perhatian. Melalui Kepala Desa H. Faesol, pemerintah desa berupaya melaporkan kondisi Fais kepada Dinas Sosial agar data kesejahteraan keluarganya dapat ditinjau kembali. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi Fais untuk kembali memperoleh layanan BPJS PBI sehingga beban biaya pengobatan keluarga dapat berkurang.

Di tengah berbagai upaya tersebut, secercah harapan datang dari sebuah unggahan sederhana di media sosial yang dibuat oleh Hj. Ernawati. Unggahan tersebut menarik perhatian Bak Ayuningsih, seorang warga asal Bulangan Barat yang saat ini berada di Malaysia.

Dengan niat tulus membantu, Bak Ayuningsih meminta izin kepada pihak keluarga dan Pemerintah Desa Bulangan Barat untuk membuka penggalangan dana bagi Fais di Malaysia. Aksi kemanusiaan itu kemudian mendapat dukungan penuh dari tiga rekan admin lainnya, yakni Sayuni, Aliza, dan Humaira.

Berkat kepedulian para donatur, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Bantuan tersebut kemudian diserahkan secara langsung oleh Hj. Ernawati, istri Kepala Desa Bulangan Barat, kepada keluarga Fais.

Suasana penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Air mata kebahagiaan tak mampu dibendung oleh keluarga yang selama ini berjuang menghadapi beratnya cobaan. Bantuan tersebut menjadi suntikan semangat sekaligus harapan baru bagi keluarga untuk terus mengupayakan kesembuhan Fais.

Dengan penuh rasa syukur, ayah Fais, Moh. Syafi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bak Ayuningsih, Bak Sayuni, Bak Aliza, Bak Humaira, serta seluruh donatur yang telah peduli kepada anak kami. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban kami, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berjuang demi kesembuhan Fais. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dan keikhlasan para donatur dengan rezeki yang berlimpah, kesehatan, serta keberkahan di dunia dan akhirat. Aamiin,” ujar Moh. Syafi.

Kisah Moh. Fais Derbilhude menjadi pengingat bahwa kepedulian dan solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Jarak bukanlah penghalang ketika hati-hati yang tulus bersatu untuk membantu sesama.

Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan kepada Moh. Fais Derbilhude, menguatkan keluarganya dalam menghadapi ujian ini, serta membalas seluruh kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda dan menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin.

Penulis: Takon Aba Dulu

Exit mobile version